Kecemasan Anak Usia Sekolah Sebelum dan Sesudah Mendapatkan Informasi Saat Pemberian Obat Injeksi

sutrisno sutrisno(1*), Gipta Galih Widodo(2), Herry Susanto(3),

(1) STIKES Aisyah Pringsewu Lampung
(2) Universitas Ngudi Waluyo Ungaran
(3) Dosen Universitas Ngudi Waluyo Ungaran
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstrak: Anak yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit seringkali mengalami masalah dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Kondisi bagi seorang anak menjadi suatu keadaan krisis yang terjadi karena anak berusaha untuk beradaptasi dengan lingkungan dirumah sakit, sehingga kondisi tersebut menimbulkan perasaan cemas bagi anak baik terhadap anak sendiri maupun keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan anak usia sekolah sebelum dan sesudah mendapatkan informasi tentang pemberian injeksi pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan sampel 17 responden kelompok kontrol dan 17 responden kelompok intervensi. Pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi tentang kecemasan anak. Analisis data menggunakan uji beda 2 mean. Hasil penelitian didapatkan Terdapat perbedaan kecemasan sesudah diberikan intervensi pada kedua kelompok di RSUD Ambarawa dengan nilai p sebesar 0,010. Saran kepada petugas kesehatan setempat agar terus menerus memberikan penyuluhan dan informasi yang benar tentang pemberian obat. Sehingga dapat menurunkan kecemasan anak usia sekolah pada saat menerima tindakan pemberian injeksi.

Kata kunci : kecemasan anak, prosedur pemberian obat injeksi

 

ANXIETY OF CHILDHOOD SCHOOL AGE BEFORE AND AFTER GETTING INFORMATION WHEN GIVING INJECTIONS

 

Abstract: Children who are undergoing hospital treatment often have problems interacting with the surrounding environment. This condition for a child becomes a state of crisis that occurs because the child is trying to adapt to the environment in the hospital, so that the condition raises anxiety for the child both against their own children and family. The purpose of this study was to determine differences in the anxiety level of school-aged children before and after obtaining information about injection administration in the control group and intervention group. This research method used quasi experiment design with sample of 17 respondent of control group and 17 respondent of intervention group. Sampling using purposive sampling technique. Data collection uses an observation sheet on child anxiety. Data analysis using difference test 2 mean. The results obtained There are differences in anxiety after being given intervention in both groups in hospitals Ambarawa with p value of 0.010. Suggestions to local health officials to continuously provide counseling and correct information about drug delivery. So as to reduce the anxiety of school-age children when receiving an injection treatment.

Key words: anxiety children, injection drug administration procedures


Keywords


injeksi; tingkat kecemasan; anak usia sekolah; anxiety level;

References


Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rhineka Cipta.

Dorlan. (2002). Kamus Kedokteran; Alih Bahasa: Huriawati Hartanto dkk. Jakarta: EGC.

Gunarsa, S. D. (2005). Psikologi Perawatan. Jakarta: Gunung Mulia.

Haprilianti, N. V. (2007). Hubungan Antara Peran Perawat dalam Hospitalisasi Dengan Kecemasan Akibat Hospitalisasi pada Anak Usia Pra Sekolah di Bangsal Anak RSUD Ambarawa. Skripsi (tidak diterbitkan).

Hawari, D. (2001). Manajemen Stress, Cemasa dan Depresi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Kaplan, B. J., and Sadock, V. A. (2010). Kaplan & Sadock Synopsis of Psychiatry Behavioral Sciences/Clinical Psychiatry Edisi 10. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.

Keliat, B.A. (2002). Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Kecemasan. Jakarta: EGC.

Lewer, H. (2009). Belajar Merawat di Bangsal Anak. Alih Bahasa: Eni Noviestari, Maria A. Wijaya Rini, Editor, Ni Luh Gede Yasmin Asih. Jakarta: EGC.

Markum, A. H. (2008). Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: FK UI Bagian Ilmu Kesehatan Anak.

Mott, et al. (2000). Nursing Care of Children and Families. 2nd Editor. Addison Wesiey Nursing. California: Cummings Publishing Company. Redwood City.

Muzakki. (2006). Penanggulangan Kecemasan Pasien dalam Menjalani Perawatan. Tidak diterbitkan.

Saringendyanti. (2008). Psikologi Orang Dewasa. Surabaya: Usaha Nasional.

Setiowati. (2009). Hubungan Tingkat Kecemasan Pasien Anak-anak Terhadap Peran Petugas di RS PKU Muhammadiyah Gombong dan Yogyakarta, tidak diterbitkan.

Gunarsa, S, D. (2005). Psikologis Praktis Anak Remaja dan Keluarga. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Siswanto. (2002). Hubungan antara Pendidikan Kesehatan Terhadap Kecemasan Pasien di RSUD Grobogan, Tidak diterbitkan.

Smet, B. (2004). Psikologi Kesehatan. Jakarta: PT. Grasindo Gramedia Widiasarana Indonesia.

Sugiyono. DR. (2005). Statistik untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

Suliswati. (2005). Konsep Dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: EGC.

Sunarto dan Hartono, A. (2008). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rineka Cipta.

Stuart, G. W. (2009). Principle and Practice Psychiatric Nursing, 9 th ed. Philadelpia: MosBy Company.

Supartini, Y. (2004). Konsep dasar keperawatan anak. Jakarta: EGC.

Wong, D. L. (2003). Pedoman Klinis Keperawatan Pediatrik; Alih Bahasa: Monica Ester; editor bahasa Indonesia, Sari Kurnianingsih. Jakarta: EGC.




DOI: https://doi.org/10.30604/jika.v2i2.42

 

Article Metrics

Abstract view : 187 times
DOWNLOAD PDF (Bahasa Indonesia) - 75 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.