Kunjungan Antenatal Care Ditinjau dari Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan

Lina Oktavia(1*),

(1) Program Studi DIII Kebidanan STIKES Al-Ma’arif Baturaja Jl. Dr. Moh. Hatta No.687 B Baturaja OKU
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstrak: Komplikasi kehamilan merupakan salah satu penyebab masih tingginya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia sampai saat ini, yaitu perdarahan sebanyak 28% dan keracunan kehamilan (eklampsi) sebanyak 24%. Tanda-tanda bahaya pada kehamilan merupakan suatu pertanda telah terjadinya masalah yang serius pada ibu hamil atau janin yang dikandungnya. Berdasarkan penelitian, telah diakui saat ini bahwa setiap kehamilan dapat memiliki potensi dan membawa resiko bagi ibu.Pada analisa univariat, didapatkan dari  48 responden dengan kunjungan ANC sesuai standar sebanyak 24 responden (33,8%) dan yang sesuai standar sebanyak 47 responden (66,2%),  responden dengan pengetahuan baik sebanyak 35 responden (49,3%), pengetahuan cukup sebanyak 26 responden (36,6) dan pengetahuan kurang sebanyak 10 responden (14,1%). Pada analisa bivariat didapatkan Ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kunjungan ANC di Klinik Bidan Desi Fitriani Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2017 dengan p value 0,001.Ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kunjungan ANC.


Abstract: Complications of pregnancy is one cause of still high maternal mortality (MMR) in Indonesia, namely bleeding as much as 28% and pregnancy poisoning (eklampsi) as much as 24%. The signs of danger in pregnancy is a sign of a serious problem in pregnant women or the fetus they contain. Based on research, it has been recognized today that every pregnancy can have potential and bring risks to the mother. The purpose of this research is to know the relationship of pregnant mother knowledge, pregnancy alarm, and visit of ANC. This study uses crossectional method with the number of respondents as much as 71 pregnant women. Statistical analysis using chi square to determine the relationship between independent with dependent variables on 95% confidence level. The results showed that there was a correlation between pregnant mother knowledge about pregnancy alert with visit of ANC at Desi Fitriani Clinic of Baturaja Regency of Ogan Komering Ulu with p value 0,001. The higher the level of knowledge of pregnant women about antenatal care will improve compliance in antenatal care visits.

Kata Kunci: Pengetahuan ibu hamil, tanda bahaya kehamilan, kunjungan ANC

Keywords


Pengetahuan ibu hamil; Tanda bahaya kehamilan; Kunjungan Antenatal Care

References


Damayanti, E., Winarsih. (2015). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Resiko Tinggi Kehamilan dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care di RSUD Pandan Arang Boyolali. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/3725.

Hastono, Susanto. (2010). Statistik Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Lestari, D. L. (2014). Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan Trisemester III di BPS Sri Indraswati Boyolali tahun 2014. digilib.stikeskusumahusada.ac.id/files/disk1/15/01-gdl-diyanlilis-730-1-diyanli-3.pdf.

Manuaba, IGB. (2010). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan KB. Jakarta: EGC.

Sembiring, R. (2010). Hubungan Anemia Dalam Kehamilan Dengan Kejadian Perdarahan Post Partum Di RSUP H. Adam Malik Medan. Jurnal D-III Kebidanan Mutiara Indonesia Vol. 2, No. 4, Desember 2010.

Sumarni, Rahma, Ikhsan M. (2014). Hubungan pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan, Persalinan dan Nifas trehadap Perilaku ANC Puskesmas Latambaga Kabupaten Kolaka. http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/11094

Wiknjosastro. (2010). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, Edisi 1. Cet. 12. Jakarta: Bina Pustaka.




DOI: https://doi.org/10.30604/jika.v3i1.95

 

Article Metrics

Abstract view : 131 times
DOWNLOAD PDF (Bahasa Indonesia) - 270 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.